Merpati https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati <p>Jurnal MERPATI atau kepanjangan dari Media Publikasi Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pos Indonesia adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), diterbitkan setiap enam bulan sekali yaitu bulan Maret dan bulan September oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Poltekpos. Tujuannya adalah untuk membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas, yaitu bagi baik para akademisi, mahasiswa, praktisi dan pihak lainnya yang isinya berupa kajian ilmu dan hasil riset hasil dari pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen dan peneliti. Mudah-mudahan semua artikel yang dimuat dapat menambah pengetahuan dan pengalaman para pembaca, sehingga menambah semangat untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat dari hasil penelitian.&nbsp;&nbsp;</p> <div>&nbsp;</div> LPPM Politeknik Pos Indonesia en-US Merpati 2747-2345 Pelatihan Google Form dan Pengenalan Konsep Akuntansi Dasar Bagi Karang Taruna RW 16 Moch Yamin Cimahi Tengah https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati/article/view/1076 <p>Karang taruna dapat menjadi motor penggerak pada masyarakat lewat peran para pemuda aktif, semakin aktif para pemuda maka daerah tersebut akan semakin hidup. Karang taruna RW 16 Moch Yamin Cimahi Tengah merupakan karang taruna yang cukup aktif dalam melakukan kegiatan sosial dan untuk mendukung kegiatan karang taruna, kami melakukan kegiatan PKM berupa Pelatihan Google Form dan Pengenalan Konsep Akuntansi Dasar Bagi Karang Taruna RW 16 Moch Yamin Cimahi Tengah. PKM dilakukan melalui aplikasi web dengan memperhatikan protokol kesehatan. Evaluasi kegiatan PKM menunjukan hasil yang cukup memuaskan.</p> Mohamad Nurkamal Fauzan Riani Tanjung Roni Andarsyah Copyright (c) 2021 Merpati 2021-04-26 2021-04-26 2 2 33 38 Sosialisasi Kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru Di Panti Wreda Karitas Cimahi https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati/article/view/1019 <p>Saat ini kita sedang mengalami pandemi yang menuju masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru), maka penting memahami apa artinya dalam kehidupan sehari-hari. AKB bukan berarti kembali ke kehidupan normal dan melakukan segala aktivitas sama seperti sebelum pandemi. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat maka kami para dosen dari program studi masyarakat telah melakukan sosialisasi AKB dan bantuan terhadap para lansia di panti Wreda Karitas Cimahi dengan mengikuti protokol kesehatan Covid 19.</p> Mohamad Nurkamal Fauzan Riani Tanjung Christine Riani Elisabeth Surya Ramadhan Noor Tia Setiani Copyright (c) 2021 Merpati 2021-04-26 2021-04-26 2 2 39 44 SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENYEBARAN COVID-19 DAN BANTUAN LANGSUNG KEPADA KELUARGA TERDAMPAK DI DESA KAWASAN BANDUNG BARAT https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati/article/view/967 <p><strong>Sebuah Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat sebagai salah satu daerah yang terdapat di daerah Jawa Barat, yang sedang berusaha pula untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19, merupakan daerah yang juga terkena dampak ekonomi karena pembatasan sosial dalam rangka pencegahan penularan virus tersebut lebih luas lagi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, yang fokus pada Peran Sektor Pendidikan di dalam Pencegahan Penyebaran Virus COVID-19 di </strong><strong>Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat </strong><strong>ini</strong> <strong>dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni 1) tahapan analisis kebutuhan, 2) tahap persiapan, dan 3) tahapan pelaksanaan. Berdasarkan analisis situasi dan kebutuhan, Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat ini berbatasan dengan daerah-daerah terkonfirmasi COVID-19 dan dampak dari penyebaran virus tersebut 65% masyarakat desa telah kehilangan pendapatan harian karena implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Oleh karena itu, tahapan persiapan pelaksanaan PKM ini, antar lain untuk mengedukasi masyarakat Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat ini tentang bahaya COVID-19, dengan rencana mendistribuksikan <em>flyer </em>dan&nbsp; Alat Pelindung Diri (APD) individu. Diharapkan masyarakat desa memiliki pemahaman tentang virus tersebut setelah mendapatkan <em>flyer </em>dan berkontribusi di dalam terputusnya rantai penyebarannya ini dengan memakai APD individu mengingat desa ini berada di sekeliling daerah terkonfirmasi. Kemudian, di dalam kegiatan PKM ini pun dilakukan tahap persiapan untuk membantu masyarakat yang terkena imbas ekonomi dengan rencana pengadaan dan bantuan pendistribusian Sembako kepada masyarakat desa yang terdampak COVID-19 secara ekonomi. Pendistiribusian <em>flyer</em>, APD, dan Sembako dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dengan bantuan mitra dari Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat. </strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci: Desa di Kawasan Parongpong Bandung Barat, Pencegahan penyebaran COVID-19, edukasi</strong></p> Widia Resdiana Supriady Iwan Setiawan I Made Yadi Dharma Copyright (c) 2021 Merpati 2021-04-26 2021-04-26 2 2 45 54 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ALTERNATIF DI MASA PANDEMI https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati/article/view/930 <p>Hampir 10 bulan terakir ini, <em>Corona Viruses Disease</em> 2019 menggemparkan dunia. <em>Corona Viruses Disease</em> 2019 atau yang biasa disingkat COVID-19 merupakan wabah yang menyerang anggota pernafasan. Penyakit ini dapat menyebabkan sesak nafas hingga kematian. <em>Corona Viruses Disease</em> 2019 memberikan beberapa dampak negatif baik di bidang pendidikan, industri, ekonomi, kesehatan dan lain sebagainya. Dampak yang paling menonjol dan sangat berdampak yakni pada dunia pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu pondasi dalam kemajuan suatu bangsa, semakin baik kualitas pendidikan yang diselenggarakan oleh suatu bangsa, maka akan diikuti dengan semakin baiknya kualitas bangsa tersebut. Pendidikan juga dapat diartikan sebagai salah satu kebutuhan manusia untuk meningkatkan dan menggali potensi yang ada dalam diri manusia. Tidak hanya itu saja ada beberapa aspek yang dapat berkembang yaitu aspek kognitif, aspek psikomotorik dan aspek afektif. Berdasarkan pengertian tersebut menunjukkan bahwa dampak pendidikan karena COVID – 19 juga merupakan salah satu hal yang sangat mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani. Jika peserta didik tidak dipersiapkan serta dibekali mulai sekarang, maka akan berdampak pada kemajuan bangsa Indonesia kedepannya. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang efektif sebagai alternatif pembelajaran dimasa pandemi guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satunya dapat dengan menggunakan video interaktif. Berdasarkan pengabdian yang dilakukan dapat dilihat bahwa penggunaan video interaktif sangat efektif untuk digunakan.</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong><em> Corona, Pendidikan, Video</em></p> Mikrimah Belva Areta Rifda Verina Anindita Fikri Al Haikal Yuni Kurniati Copyright (c) 2021 Merpati 2021-04-26 2021-04-26 2 2 55 61 Program Rumah Belajar di Masa Pandemi Covid-19 Untuk Anak Keterbelakangan Ekonomi dan Mental Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/merpati/article/view/929 <p>Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan utama sebagai dasar pembangunan atau pembentukan bangsa, sehingga sangatlah penting pendidikan diberikan sejak usia dini. Saat ini anak yang menempuh pendidikan di Indonesia masih sangat minim dibuktikan dengan jumlah anak yang putus sekolah dari 34 provinsi di Indonesia masih berada di kisaran 4,5 juta anak. Faktor yang menyebabkan putusnya anak sekolah di Indonesia salah satunya adalah pemerintah daerah masih kurang berkomitmen dalam mendukung program pendidikan nasional dan juga faktor lainnya. Berdasarkan faktor diatas pemerintah memiliki upaya untuk menanggulangi anak yang tidak bersekolah adalah dengan membantu memperkuat program “Sekolah Satu Atap”. Selain itu kami juga mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan mengadakan “Program Rumah Belajar” yang ditujukan kepada anak yang tidak bersekolah dengan tujuan untuk meminimalkan peran negara pada bidang pendidikan yaitu mengurangi jumlah anak yang masih buta dengan huruf dan angka, yang tidak mengerti membaca dan menulis ataupun berhitung. Sistem pembelajaran yang digunakan pada program rumah belajar yaitu menggunakan sistem pembelajaran non-digital dan digital, dimana sistem pembelajaran digital dikemas dengan <em>games </em>interaktif yang menggunakan media berbasis teknologi yaitu aplikasi zoho form dan google formulir. Hasil program rumah belajar ini anak – anak dapat membaca maupun berhitung dan juga mengerti sedikit mengenai teknologi. Dimana persentase pengetahuan setelah dilakukannya pembelajaran yaitu mewarnai 50%, menulis 33%, membaca8%,dan berhitung 21%.</p> Umu Azizah Nur Hidayati Riza Adi Kurniawan Yohanes Indra Riskajaya Copyright (c) 2021 Merpati 2021-04-26 2021-04-26 2 2 61 71