PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS (QUICK RATIO) PADA PERUSAHAAN KONSTUKSI (STUDI KASUS PT WIJAYA KARYA TBK)

  • Jaka Maulana
  • Abdul Karim

Abstract

Suatu perusahaan dikatakan likuid apabila perusahaan tersebut mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya sesuai dengan waktu yang telah jatuh tempo. Likuiditas diperlukan bagi perusahaan sebagi jamnian pemenuhan kewajiban jangka pendeknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran piutang dna perutaran kas terhadap likuiditas (quick ratio) PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Objek penelitian ini adalah PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, korelasi product moment, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji-t dan uji-f dengan bantuan SPSS versi 22.0. Sumber data yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan PT Wijaya Karya (persero) Tbk pada periode 2009 samapi dengan 2016 yang diperoleh dari perusahaan tersebut dengan jumlah sampel 32. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari uji-t, perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap (quick ratio secara positif, sedangkan perputaran kas berpengaruh negatif terhadap (quick ratio) pada PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Adapun secara simultan perputaran piutang dan perputaran kas terhadap quick ratio pada PT Wijaya Karya berpengaruh secara signifikan.

Published
Jan 24, 2020
How to Cite
MAULANA, Jaka; KARIM, Abdul. PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS (QUICK RATIO) PADA PERUSAHAAN KONSTUKSI (STUDI KASUS PT WIJAYA KARYA TBK). LAND JOURNAL, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 76-87, jan. 2020. ISSN 2716-263X. Available at: <https://ejurnal.poltekpos.ac.id/index.php/jurnalland/article/view/596>. Date accessed: 04 july 2020.
Section
Articles